Monday, September 23, 2019
Home > Featured > 3000 Jamaah Ustadz Abduh Tuasikal Hadir Saat Peresmian Masjid di Gunungkidul

3000 Jamaah Ustadz Abduh Tuasikal Hadir Saat Peresmian Masjid di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL (DS) – Rabu, 04/10/2017, Ibu Hj. Badingah, S.Sos. selaku Bupati Gunungkidul hadir bersama seluruh jajaran Muspida Kabupaten Gunungkidul dan Muspika Kecamatan Panggang, hadir juga Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Saryanto, ST dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gunungkidul, Ir. Eddy Praptono, MSi, juga rombongan dari jamaah Sabilul Huda untuk mengikuti acara peresmian masjid yang dibangun oleh Yayasan Darush Sholihin binaan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, S.T. M.Sc. Acara berlangsung dari 13.15 hingga 15.00 WIB dengan diawali pengajian dari Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, S.T. M.Sc. dengan tema “Nikmat Sehat yang Disyukuri”, pengajian tersebut dihadiri oleh 3000 jamaah dari Desa Girisekar, Desa Girikarto (Kecamatan Panggang) dan Dusun Nyemuh (Desa Krambil Sawit, Kecamatan Saptosari).

Selain pengajian diadakan pula bakti sosial kepada warga yang hadir berupa pembagian sembako gratis. Lalu dilanjutkan pada pukul 14.00 WIB dengan peresmian dua masjid yaitu Masjid Abu Bakar Pantai Gesing Girikarto dan Musholla Usman bin Affan Koramil Panggang. Pembangunan Masjid Abu Bakar sendiri menghabiskan dana sebesar 338 juta rupiah. Sedangkan Musholla Usman bin Affan menghabiskan dana sebesar 42 juta rupiah, karena hanya berukuran musholla kecil. Ada satu masjid yang sempat disebutkan oleh Ustadz M. Abduh Tuasikal dan akan diresmikan segera oleh Ibu Bupati yaitu Masjid Umar bin Khattab yang telah dibangun di Pantai Nguyahan Saptosari dengan menghabiskan dana sebesar 461 juta rupiah. Dana dari pembangunan masjid diperoleh dari donatur Darush Sholihin yang merupakan pembaca setia website dakwah Rumaysho.Com (ada 70.000 pengunjung web setiap harinya).

 

Disampaikan oleh Ustadz M. Abduh Tuasikal dalam sambutannya bahwa pembangunan masjid di tempat wisata oleh Darush Sholihin bertujuan untuk mewujudkan wisata halal di Gunungkidul, semoga bisa berawal dari Pantai Gesing Panggang ini. Wisata halal yang diinginkan adalah bebas mesum dan prostitusi, juga bebas dari minuman keras. Bu Badingah pun mengiyakan dan mendukung apa yang dinyatakan oleh Ustadz M. Abduh Tuasikal tadi. Bahkan beliau berharap agar dambaan beliau untuk mewujudkan wisata seperti itu dapat terwujud sebagaimana di Lombok yang sering didatangi wisatawan dari Arab. Bu Badingah juga mengingatkan dalam sambutannya agar warga Gesing dan Pokdarwisnya untuk menjaga ibadah agar Allah memberikan berkah yang banyak, tidak hanya melulu mengurus orang yang berwisata.

Ketika Ustadz Abduh Tuasikal ditemui oleh tim tsiqohnews.com di pondok pesantren Darussholihin mengatakan “Seluruh dana yang masuk berasal dari donatur indonesia serta hasil penjualan karya tulis saya” Alhamdulillah saya rasa indonesia sudah cukup untuk membangun kemajuan ummat.

Sumber : DarushSholihin.Com

Moch Khusniyanto
Pemilik Tsiqohnews.com dan Pendiri Komunitas Sahabat Tsiqoh.
http://sahabattsiqoh.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *