Saturday, July 20, 2019
Home > Featured > Kelompok Intoleran Melakukan Aksi Demo Pembangunan Masjid

Kelompok Intoleran Melakukan Aksi Demo Pembangunan Masjid

Bogor (tsiqohnews) – Warga Bogor Utara dengan jamaah nyaris bentrok di Lokasi Proyek Pembangunan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal, Bogor Utara, Kota Bogor pukul 12.00 WIB, Senin (07/08).

Dari video yang beredar di medsos, sejumlah massa dengan mengenakan peci putih tampak bergerombol di depan lokasi proyek sambil berteriak-teriak hingga bahkan ada yang melontarkan kalimat kasar dan bersifat ancaman atau intimidasi.

Untuk mencegah bentrokan, camat bogor utara telah berupaya mempertemukan kedua pihak dengan tujuan agar pihak warga yang tak jelas asal-usul nya tersebut dapat memahami dengan baik maksud dan tujuan pembangunan masjid.

Namun upaya tersebut gagal dengan kondisi di sekitar area pembangunan masjid semakin memanas dan suasana di kantor kecamatan yang tak lagi kondusif. Meski pihak masjid Imam Ahmad bin Hambal telah mengutus dua orang untuk mediasi, namun tetap gagal upaya baik tersebut.

Telah beredar juga kabar bahwa warga yang tidak jelas asal usul nya tersebut menolak pembangunan masjid karena tidak lengkap syarat pembangunan seperti surat Ijin Mendirikan Bangunan(IMB).

Tetapi dari pihak pengurus masjid memberikan keterangan kepada Tsiqohnews.com bahwa kabar itu merupakan kabar yang keliru bahkan bisa dikatakan fitnah, sebab pengurus masjid telah menyiapkan seluruh persyaratan sejak tahun 2016. Bahkan kasus ini telah di sampaikan juga kepada bapak walikota bogor hingga meminta agar warga tidak menganggu proses pembangunan masjid tersebut.

Salah satu pengurus masjid, Ahmad ketika di konfirmasi melalui telepon kecewa dengan gangguan gerombolan tersebut, dan berharap dengan keadilan hukum negara.

“Berharap agar negara dapat memberikan perlindungan hukum dalam kelancaran pembangunan masjid kaum muslimin yang telah memiliki perijinan yang sah.,” terangnya.

Untuk sementara ini, lanjutnya, kami berharap agar negara dapat segera menerapkan keadilan hukum yang berlaku. “Negara harus mampu memberikan perlindungan yang cukup terhadap hak-hak warganegara dalam peribadatan yang dijamin oleh undang-undang RI.,” tandasnya.

(husni/tsiqohnews)

Moch Khusniyanto
Pemilik Tsiqohnews.com dan Pendiri Komunitas Sahabat Tsiqoh.
http://sahabattsiqoh.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *